Category Archives: cerita raye

Jadikanlah aku menara kasihMu

Saya tahu, berdasarkan Matius 6:5-6, kalau doa itu tidak boleh diumbar dan berlaku seperti orang munafik. Tapi saya cuma pengen berbagi cerita saja. Semoga menjadi berkat buat kamu.

Sejak saya lulus S2 dan kehilangan Ayah saya, arah pokok doa saya menjadi berubah. Setiap inti doa saya adalah agar saya tetap berjalan di rencana Tuhan, dan menjadikan saya menara kasihNya. Menara kasih? Iya, saya ingin berkelakuan baik dan melalui saya orang dapat merasakan kasihNya. Meski sampai sekarang, hal tersebut adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan.

Salah satu inti doa saya tersebut ternyata hampir sama dengan doa Fransiskus Asisi. Bahkan, doa Fransiskus Asisi ini jauh lebih dahsyat dan menenggelamkan saya dalam kesyahduan yang mendalam. Begini doanya. Continue reading

Advertisements

Leave a comment

Filed under cerita raye

Refleksi dari Kisah Rajawali dan Ayam

Doa sang katak selalu menjadi buku favorit saya. Kisah – kisah yang diceritakan sangat reflektif. Ada satu kisah yang menurut saya sangat bagus. Tentang kisah Rajawali dan Ayam. Kisah ini bisa jadi punya dua arti. Pertama, siapa pun orang tua kita, apakah orang tua kandung atau tiri, atau apakah orang tua kita bodoh atau pintar (kayak film “I am Sam”), kita harus tetap bersyukur dan berterima kasih atas kasih yang telah mereka berikan sehingga kita bisa besar dan dewasa. Terlepas apakah perjalanan dewasa kita bersama mereka berliku atau tidak, tapi karna kasih sayangnya orang tua kita bisa tumbuh dewasa. Yang kedua lebih kepada iman. Kita harus berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan kasihnya kita bisa hidup hingga saat ini, meskipun terkadang kita bertanya tentang eksistensi Tuhan atau kebenaran Tuhan. Kisah karya Anthony de Mello ini memang sangat bagus. Silahkan simak ceritanya: Continue reading

Leave a comment

Filed under cerita raye

Kesunyian PhD Room

Ternyata Sabtu sepi berlanjut terus sampai hari ini. Padahal, paskah sudah lewat. Tapi tetap aja suasana “nyepi” terasa di Kampus.

Student undergrad pada libur seh. Itu memang hal yang bagus seh. Kampus ga macet, bisa ke PhD room pake baju non-formal, dan artinya juga ga ada kelas untuk diajar. Student undergrad pada cuti reading week. Semua pada balik rumah masing-masing selama seminggu untuk belajar (Meski yakin banget ga semua pergi balik kampung dan belajar).

Sayangnya, kesunyian ini juga terjadi di PhD room. Super sunyi. Ga ada Tess yang bisa di Bully, ga ada Simon yang bisa bantu bully Tess, ga ada Nasir yang bisa dirampok cemilannya, ga ada Lizan yang marahin kami semua di PhD room. Super Sunyi.

Paling parahnya lagi, hari ini pindahan dari kamar 107 ke kamar 130. Ga ada yang bantu. D’Oh! Si Omari entah kemana. Zaidi juga menghilang. Membuat hari semakin sunyi. Ini aja bingung mau ngapain. Makanya iseng nulis di ceritaraye. Hm…. Entah lah….

Leave a comment

Filed under cerita raye

Kehidupan PhD gue mencegah ngeblog

Ternyata hidup seorang KANDIDAT PhD ga segampang yang gue kira dari awal. Awalnya, punya target untuk kelar dalam 2 tahun. Eh, ujung ujungnya proposal defense setelah 2 tahun 2 bulan. Bleh! Lebih parah lagi, prooses kreatif dalam menulis blog pun beralih kepada menulis riset (D’Oh!). Coba bayangin dari pagi sampe pagi kehidupan gue isinya cuma buat paper. buat paper, dan buat paper. Diperas oleh paper!

Tiap ada ide tuk ngeblog, pasti ada aja tugas rintangan yang baru. Misalnya neh, gue berencana ngeblog tentang perjalanan keliling indocina kemarin. Eh, si supervisor udah ngasih sinyal buat ngasih draft chapter 4 tesis gue. Mau ngeblog tentang kekonyolan orang Indonesia yang gampang dihasut tuk benci malaysia, eh dikasih tugas ngebantu di Jurnal kampus. Emang bener super parah kehidupan PhD ini.

Untungnya ada twitter. (elo boleh follow gue di raye_brahm, dijamin ga mudeng). Unek-unek di kepala bisa “diejawantahkan” begitu saja. tapi ya itu tadi. Kasihan orang-orang yang nge-follow gue. Isinya kalau ga riset, riset, dan riset! beuh! memang kehidupan PhD ini telah meracuni segala aspek kehidupan gue. Continue reading

Leave a comment

Filed under cerita raye

Apa yang kamu pinta ke Tuhan?

Kalau sedang berdoa, apa yang menjadi permohonan doa yang paling wajib kamu sujudkan? Meminta agar tetap hidup di esok hari? Meminta agar diberkati dan berlimpah rezeki? Meminta agar hidup bahagia? Atau hal-hal kecil seperti: “Ya Tuhan, semoga besok si Susi mengetahui keberadaanku”. Atau “Ya Tuhan, buatlah aku untuk lulus dari PhD ini”.

Kalau saya, hanya meminta agar Tuhan menjadikan saya mercu suar kasih-nya. Mengambil kehendak bebas saya, dan berjalan di koridornya. Itu yang saya pinta.

Leave a comment

Filed under cerita raye

Apa yang kamu inginkan?

Apa yang paling kamu inginkan dalam hidup ini? Dalam otak saya, saya berasumsi kalau Buat beberapa orang, ada yang pengen Kaya. Ada yang pengen pasangan yang baik. Ada juga yang pengen orang yang dikasihi dan telah meninggal untuk hidup kembali. Ada juga yang pengen keliling dunia. Jangan heran, ada juga pengen semuanya.

Kalau saya, untuk saat ini, hanya menginginkan Mama untuk bahagia. Tersenyum kembali seperti dulu lagi. Sebelum Bapak meninggal. Itu yang saya inginkan.

Hari ini mama ultah, so Happy birthday mak! semoga engkau kembali tersenyum ceria lagi. Anakmu yang selalu jauh ragawi tapi dekat di hati.

Penang,

PhD Room

9 December 2011

Leave a comment

Filed under cerita raye

Menulis buat Indonesia

Gue suka kesel kalau ditanya apa yang udah gue lakukan buat Indonesia. Pertanyaan serapan dari jargon-jargon Kennedy jaman dulu masih aja dibawa sampe sekarang. Entah apa tujuannya, gue ga ngerti. Kayak yang nanya udah ngelakuin sesuatu aja buat Indonesia.

Ya sudah, gue putuskan bagaimana mempermudah orang-orang yang pengen nge-turis ke Medan. Caranya ya buat tentang Medan, mulai dari prosedur sampe tempat plesir. Sumpah dah, gue malas ngetik bahasa inggris di Blog ini. Tapi buat Indonesia, gapapa deh, gue jabanin.

So, kalau elo ngelihat tiba-tiba blog ini jadi berbahasa inggris, plis jangan komplen. Tujuannya baik kok. Buat mempermudah orang-orang melihat gambaran Medan, kota yang paling gue cintai (karena emak gue disini), dan AGAK gue benci (orangnya pada bertingkah semua).

Intinya, kalau ada tulisan berbahasa inggris di blog ini, itu disebabkan gue pengen MENULIS BUAT INDONESIA. Ga lucu aja kalau gue nulis pake bahasa Indonesia trus dibaca turis-turis asing. Kayak mereka ngerti bahasa kita aja.

Nah, buat yang suka nanya ke gue apa yang udah gue lakukan buat Indonesia, ini yang gue lakukan. Ini cerita gue. Kalau elo?

Leave a comment

Filed under cerita raye